Imunitas atau kekebalan - igf124.weblog.esaunggul.ac.id

SANTI KARTIKASARI,dr sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor.

Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organism akan melindungi tubuh dari infeksi,bakteri,virus sampai cacing parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi seperti biasa

Penyakit defisiensi imun muncul ketika

sistem imun kurang aktif daripada biasanya, menyebabkan munculnya infeksi. Contoh penyakit defisiensi sistem : sindrom defisiensi imun dapatan (AIDS) rheumatoid arthritis lupus erythematosus Jenis jenis Sistem

Kekebalan Tubuh Sistem kekebalan tubuh terbagi 2 : Sistem kekebalan tubuh berdasarkan asalnya

Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme kerjanya .Sistem Kekebalan Tubuh Berdasarkan Asalnya I.

Kekebalan Non Spesifik (Kekebalan tubuh bawaan /Kekebalan tubuh alami) II. Kekebalan tubuh Spesifik (Kekebalan tubuh buatan ) I. Kekebalan NonSpesifik (Kekebalan tubuh bawaan /

alami) Yang telah ada sejak lahir.

Ciri-cirinya: Sistem ini tidak selektif,artinya semua benda asing yang masuk ke dalam tubuh akan diserang dan dihancurkan tanpa seleksi Tidak memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi yang terjadi sebelumnya Eksposur menyebabkan respon maksimal yg segera

Sistem ini memiliki komponenkomponen yang mampu menangkal benda masuk ke dalam tubuh, yakni A.MEKANIS Kulit ada lapisan tanduk (epidermis) Selaput lendir di sepanjang saluran pernapasan dan saluran pencernaan

Rambut-rambut halus ,sebagian besar pd saluran pernapasan B.KIMIAWI : Hasil sekresi zat kimia dan enzim Bakteri non patogen Sel darah putih dgn cara fagositosis (a) Kulit

- tebal menghalang patogen masuk - pH kulit (3-5) asam menghalang pertumbuhan mikroorganisme - enzim lisozim dalam keringat dan sebum di permukaan kulit dapat membunuh mikroba. -

Lapisan kulit yang mati akan terkelupas - Sebum yang mengandung asam laktat yang tinggi menghalang pertumbuhan bakteria dan kulat. (b) Perut Asam hidroklorida dalam lambung membunuh patogen

dalam makanan yang kita makan (mencerna) dan menghalang percambahan mikrobakteri (c) Mata Air mata mengandungi enzim lisozim (protein antimikroba) yang menguraikan dan membunuh beberapa jenis patogen yang memasuki mata.

(d) Mekanisma pembekuan darah - Antibodi dalam serum dapat membunuh bakteria yang masuk melalui luka. - Bila luka mekanisme bertindak dengan mengumpalkan darah pada tempat luka, membeku dan mengeras dan membentuk keropeng.Keropeng menjadi penghalang mikroorganisme masuk ke dalam kulit

Mekanisme fagositosis:

1.Mikroba menempel ke fagosit. 2.Fagosit membentuk pseudopodium yang menelan mikroba 3.Vesikula fagositik bersatu dengan lisosom 4.Mikroba dibunuh oleh enzim dalam fagolisosom 5.Sisa-sisa mikroba dikeluarkan lewat eksotiosis

Sel Natural Killer: mampu melisis dan membunuh sel-sel kanker serta sel tubuh yang terinfeksi virus sebelum diaktifkannya system kekebalan adaptif. Sel ini membunuh dengan cara menyerang membrane sel

target dan melepaskan senyawa kimia preforin Protein Komplemen membantu system pertahanan sel darah putih.Protein komplemen membantu system kekebalan tubuh dengan cara:

1.Menghasilkan opsonin ,kemotoksin, dan kinin. Opsonin untuk mempermudah terjadinya fagositosis Kemotoksin berfungsi sebagai penarik sel darah putih menuju ke infeksi Kinin untuk meningkatkan permeabilitas

pembuluh darah. 2.Berperan dalam proses penghancuran membrane sel mikroorganisme yang menyerang tubuh 3.Menstimulasi sel darah putih agar menjadi lebih aktif.

Interferon Bertindak sebagai antivirus dan bereaksi dengan sel yang belum terinfeksi oleh virus. Dapat merangsang limfosit untuk menghancurkan dan membunuh sel-sel yang terinfeksi virus

II.Kekebalan tubuh spesifik ( kekebalan adaptif / buatan)

Bersifat selektif terhadap benda asing yang masuk kedalam tubuh. Sistem reaksi ini tidak memiliki reaksi yang sama terhadap semua jenis benda asing Memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi sebelumnya

Melibatkan pembentukan sel-sel tertentu dan zat kimia (antibodi ) Perlambatan waktu antara eksposur dan respon maksimal

Komponen yang terlibat dalam kekebalan tubuh spesifik ANTIGEN zat kimia asing yang masuk kedalam tubuh dan dapat merangsang terbentuknya antibodi

dapat berupa protein ,sel bakteri,atau zat kimia yang dikeluarkan mikroorganisma Jenis jenis antigen:

Heteroantigen: antigen yang berasal dari spesies lain Isoantigen: Antigen dari spesies sama tetapi struktur genetiknya berbeda.

Autoantigen: Antigen yang berasal dari tubuh itu sendiri HAPTEN suatu determinant site yang lepas dari

struktur antigen. Hapten hanya dapat berikatan dengan antibodi apabila disuntikkan ke dalam tubuh. ANTIBODI (Imunoglobulin/Ig): zat kimia( protein plasma ) yang dapat

mengidentifikasi antigen. Antibodi dihasilkan oleh sel limfosit B. Ketika sel limfosit B mengidentifikasi antigen,dengan cepat sel akan bereplikasi untuk menghasilkan sejumlah besar sel plasma Sel plasma lalu akan menghasilkan antibodi dan melepaskanya ke dalam

cairan tubuh. Antibodi memiliki struktur seperti huruf Y dengan dua lengan dan satu kaki.Lengan tersebut dinamakan antigenbinding site,yakni tempat melekatnya antigen.Molekul antibodi dapat dikelompokkan menjadi lima kelas yakni,IgG, IgA, IgM, IgD, IgE

Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme kerjanya IMUNITAS HUMORAL

imunitas yang dimediasi oleh limfosit B imunitas ini ditujukan untuk benda asing yang berada di luar sel (berada di cairan atau jaringan tubuh). B limfosit akan mengenali benda asing tersebut, kemudian akan memproduksi antibodi.

IMUNITAS SELULAR Respon imun yang dilakukan oleh molekulmolekul protein yang tersimpan dalam limfa dan plasma darah Imunitas ini dimediasi oleh sel T limfosit. Mekanisme ini ditujukan untuk benda asing yang dapat menginfeksi sel (beberapa bakteri dan virus) sehingga tidak dapat dilekati oleh antibodi

T limfosit kemudian akan menginduksi 2 hal : (1) fagositosis benda asing tersebut oleh sel yang terinfeksi, (2) lisis sel yang terinfeksi sehingga benda asing tersebut terbebas ke luar dan dapat di dekati oleh antibodi

Imunisasi A.Imunisasi Aktif : I. Imunisasi Aktif Alami II. Imunisasi Aktif Buatan B. Imunisasi Pasif : I. Imunisasi Pasif Alami II. Imunisasi Pasif Buatan

IMUNISASI AKTIF : Diperoleh karena tubuh secara aktif membuat antibodi sendiri Imunisasi Aktif Alami : Kekebalan yang diperoleh seseorang setelah sembuh dari sakit tertentu

Imunisasi Aktif Buatan Dilakukan dengan pemberian vaksin ke dalam tubuh

Imunisasi Pasif : kekebalan yang didapat dari pemindahan antibodi dari suatu individu ke individu lainnya Imunisasi Pasif Alami Terjadi pada bayi dalam kandungan,

dimana antibodi sang ibu akan masuk ke dalam tubuh bayi melalui plasenta,dan ASI pertama Imunisasi Pasif Buatan Kekebalan yang diperoleh dengan memasukkan antibodi /serum yang telah

kebal penyakit yang dilakukan melalui suntikan.Tujuannya adalah untuk memberikan kekebalan tubuh secepatnya karena tubuh penerima tidak memiliki banyak waktu untuk membentuk antibodi Makanan yang dapat meningkatkan kekebalan

tubuh Jeruk Semangka

Kedelai Brokoli Belimbing

Recently Viewed Presentations

  • Operations and Productivity

    Operations and Productivity

    DR. SUYANTO, SE, MM, MAk ALAMAT : Perumahan : Kota Kembang Depok Raya Sektor Melati Blok F1 No. 3 RT 05/05 Jatimulya, Sukmajaya, Kota Depok 16413
  • Social Psychology - Los Angeles Mission College

    Social Psychology - Los Angeles Mission College

    In each group we occupy a position in the structure of the group. Zimbardos Prison Experiment Video: Zimbardo shows how most evil comes from hierarchy ( Stanford Prison Experiment ) Social Norms A social norm is an accepted (but often...
  • TIERED ASSIGNMENTS - Radnor Township School District

    TIERED ASSIGNMENTS - Radnor Township School District

    TIERED ASSIGNMENTS What is Tiered Instruction? A differentiation strategy where all students focus on essential understandings and skills, but at different levels of complexity. Why Use Tiered Instruction? Encourage students to begin learning from where they are Allows students to...
  • Competency Based Education - Auburn University

    Competency Based Education - Auburn University

    What is Competency-Based Education (CBE)? There is still no consensus definition of CBE, even among the institutions that provide it (Kelchen, 2015). Asks students to learn important content information and skills; requires a student to demonstrate that learning by applying...
  • 幻灯片 1 - whlib.ac.cn

    幻灯片 1 - whlib.ac.cn

    专利文献检索 学科馆员: 李印结 主要内容 专利基本知识 专利检索方法 各国专利数据库 专利基本知识 基本概念 知识产权 工业产权 专利 世界知识产权组织 保护工业产权巴黎公约 专利合作条约 专利的种类 专利文献 同族专利 基本概念 知识产权(intellectual property): 包括:工业产权和著作权。
  • Module I - Notes Milenge

    Module I - Notes Milenge

    Module I Classification of Laws Classification Mainly the laws is divided into four branches : (i) International law it includes public and private international laws. (ii) Substantive laws (iii) Procedural laws (iv) Municipal or National law it includes public and...
  • Sampling: The Bridge from Continuous to Discrete

    Sampling: The Bridge from Continuous to Discrete

    Describe the signal x[n] shown below by a single expression, valid for all n, comprised of unit impulse and step functions. DT Exponential Function zn. est. Sampling. Where . z = e. sT.
  • Alaska GEOS-Chem Modeling

    Alaska GEOS-Chem Modeling

    Ramboll Scope of work. Two GEOS-Chem simulations performed by University of Alaska at Fairbanks. 2016 Base Case. 2016 Scenario with all anthropogenic emissions outside the U.S. set to zero (Zero Out Rest of World run; ZROW)